hati yang penuh sesak
jatuh kelantai...
satu hati yang sepi
berwarna merah yang pucatt
berantakan diatas keramik yang retak
entah berapa kali
aku diam untuk t'tnggal,
dan jatuh sebagai manusia
yang telah terkubur mati....
tapi aroma dan cinta slalu tersisa di sudut bibir,
aku ambil satu persatu
hatiku yang brserakan
"ku genggam dan melangkah pergi dari ruang hatiku sendiri"
simpony yang ku berikan
kutegakan kepala di atas keramaian
hindari sepi yang melesat cepat dalam tubuhku,
tapi aku tetap tenang saat aku bernyanyi
agar terlihat cerah olehmu yang menatapiku
sepanjang hari...
walau aku tak mampu meruntuhkan bising ini,
disitulah aku terdampar sendiri,
mengorek sepotong harapan dibawah
panasnya bara api yang terbakar....
jangan bicara....
tetaplah duduk dihadapanku
agar aku bisa mngerti yang ku ucapkan
dalam simpony yang ku berikan
sekali lagi... tak mampu mengantarmu dalam kesunyian,
tapi sapaan ini mengajak kabut dingin
ikut bernyanyi meresapi yang ku inginkan
Kibarkan Cintamu
Terkulai di puncak rindu
Tenggelam dalam sendu
rasakanlah...
inilah anugerah tuhan
yang mampu menggetarkan dada
dan mampu merubah kesedihan batinmu
menjadi sebuah kegembiraan
tersenyumlah...
Kibarkanlah cinta mu
terbang bersama sayap-sayap keindahan
walau terkadang dia akan turun
bersimpuh di tangkai-tangkai pohon karna lelah
namu dia pasti akan kembali terbang mengisi ruang diatas hamparan langit
menari di samping warna-warna pelangi
keteguhanku
oleh Micco XlalLu Xanthe BLackflagyuangbeurceddih :
..Aku layaknya kelana buta.. dan Imamku adalah aku...
menapak langkah kakiku atas perintah 'jiwa'..
beralaskan 'hati' yang cinta damai,
melindungiku dari onak dan pecahan-pecahan kaca..
_lihat sajalah, tak usah berkomentar_
aku sendiri yang akan menghadapi ujung setapak ini.
Bukan kalian,,,
...bukan kau_
-akulah imam atas kedua kakiku-
tapi bukan imam jika tanpa makmum..
* kodrat Hawa mengikut Adam, Bukan sebaliknya *
..Adam adalah Imam Sang Hawa,,
_dan dari bibit yang tertanam dan menumbuh,Imam akan membagi buah ranum bersama makmumnya.. dan menelan sendiri duri-durinya...
menapak langkah kakiku atas perintah 'jiwa'..
beralaskan 'hati' yang cinta damai,
melindungiku dari onak dan pecahan-pecahan kaca..
_lihat sajalah, tak usah berkomentar_
aku sendiri yang akan menghadapi ujung setapak ini.
Bukan kalian,,,
...bukan kau_
-akulah imam atas kedua kakiku-
tapi bukan imam jika tanpa makmum..
* kodrat Hawa mengikut Adam, Bukan sebaliknya *
..Adam adalah Imam Sang Hawa,,
_dan dari bibit yang tertanam dan menumbuh,Imam akan membagi buah ranum bersama makmumnya.. dan menelan sendiri duri-durinya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
harap isi